Perubahan Makna Sungai Kahayan Bagi Masyarakat di Desa Langkai, Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.65974/jiposster.v4i2.38Keywords:
Pemaknaan,, Sungai Kahayan,, Perubahan SosialAbstract
Sungai Kahayan, yang dulunya menjadi makna keberkahan dan sumber kehidupan masyarakat, kini mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia, terutama penambangan emas ilegal dan pembuangan sampah sembarangan. Perubahan fisik sungai, seperti pendangkalan dan pencemaran air, berdampak signifikan pada ekosistem serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar. Mata pencaharian utama, seperti nelayan dan pekerja tambang, terpengaruh oleh perubahan ini, sementara mitos budaya dan tradisi lokal mulai merosot. Kondisi sungai yang dulunya bersih kini berubah menjadi tercemar, dangkal, dan kehilangan fungsi utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pencemaran sungai terhadap lingkungan, kesehatan, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan studi literatur.
Downloads
References
(Wainarisi and Tumbol 2022) R. Bella, Stevany, A.I. Gujali, R.S. Dewi, E. Lion, and M. Mustika. 2021. “Sistem Masyarakat Dan Organisasi Suku Dayak Ngaju (Studi Kasus Di Desa Mandomai Kalimantan Tengah).” Jurnal Kewarganegaraan” .
Riady, Rendro Rismae. 2019. “Analisis Debit Aliran Sungai Kahayan Provinsi Kalimantan
Tengah.” Jurnal Teknologi Berkelanjutan’’.
Setyawan, Rezha, Achmad Rusdiansyah, and Hafiizh Prasetia. 2012. “Identifikasi Kualitas Perairan Di Sungai Kahayan Dari Keberadaan Sistem Keramba.” Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik’’
Wainarisi, Yane Octavia Rismawati, and Stynie Nova Tumbol. 2022. “Pergeseran Makna
Sungai Kahayan Bagi Masyarakat Dayak Ngaju Di Desa Bukit Rawi Kabupaten Pulang
Pisau.” Journal of Moral and Civic’’
R. Bella, Stevany, A.I. Gujali, R.S. Dewi, E. Lion, and M. Mustika. 2021. “Sistem Masyarakat
Dan Organisasi Suku Dayak Ngaju (Studi Kasus Di Desa Mandomai Kalimantan
Tengah).” Jurnal Kewarganegaraan”
Darmadi, Hamid, Jurnal Pendidikan Sosial Vol.3 No. 2 Desember 2016, Dayak Asal Usul
dan Penyebarannya di Bumi Borneo. Pontianak
Dewantara, J. A., & Nurgiansah, T. H. (2021). Building Tolerance Attitudes Of PPKN Students Through Multicultural Education Courses. Jurnal Etika Demokrasi
Eviyanti, S. (2010). Taman Budaya Kalimantan Tengah. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya
Yogyakarta.
Kospa, H. S. D. (2018). Kajian Persepsi dan Perilaku Masyarakat Terhadap Air Sungai. Jurnal Tekno Global UIGM Fakultas Teknik, 7(1). https://doi.org/10.36982/jtg.v7i1.509
Ulzikri, A. R. (2020). Perspektif Lembaga Swadaya Masyarakat Lokal dan Pemerintah Daerah Terhadap Sumberdaya Alam (Discourse Analisis dalam Kasus Eksploitasi Pasir di Perairan Krakatau Lampung Selatan). Jurnal Public Policy, 6(2), 56. https://doi.org/10.35308/jpp.v6i2.1994
Aeni, Zahratul, and Weli Arjuna Wiwaha. 2022. “Kontribusi Ilmu Psikologi Dan Sosiologi Dalam Perilaku Organisasi Serta Implikasinya Terhadap Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam.” JURNAL MAHASANTRI 2(2). doi:10.57215/pendidikanislam.v2i2.161.

